Sahabat pasti punya impian untuk
hari ini? Atau bahkan impian untuk satu-dua minggu ke depan? Atau bahkan
setahun-dua tahun ke depan? Namun, ada saja rasa yang membebani. Bisa jadi itu keraguan, ketidakberanian, ketidakyakinan yang sifatnya meruntuhkan rasa percaya diri.
Memang
pengaruh luar ini terkadang seperti angin, sangat-amat sulit untuk kita terka
dan kita tangkis. Dan cara terampuh yang masih sering saya pakai saat
menghadapi masa sulit ini, adalah dengan segera beristighfar dan berdo’a.
Sebab, siapa yang bisa memberhentikan angin kalau bukan si Empunya.
Hidup
terkadang memang sangat indah, indah sekali. Selayaknya karya seni yang
membutuhkan tangan-tangan ahli nan jeli dalam membentuk seonggok tanah
kehidupan menjadi sebuah vas bunga yang apik, cantik, ciamik. Dibutuhkan
ketelitian, ketekunan, wawasan dan kerja keras bila ingin mendapatkan hasil
yang memuaskan.
Menghentikan
angin mungkin bukan keahlian kita. Melawannya sama saja dengan meminta diterpa. Tetapi, angin tetaplah menyejukkan. Selagi masih sepoi, bersahabatlah.
Ya, begitulah hidup. 
Komentar
Posting Komentar