Langsung ke konten utama

Cerita 19 : Tidak Asal Kerja


Cerita 19 : Tidak Asal Kerja

Bagi yang sudah terlalu lama menyandang status "pengangguran" mendapat pekerjaan tentu menjadi sebuah kelegaan yang luar biasa.
Dari yang semula, tidak memiliki kegiatan berarti kini punya kegiataan yang pasti, dan jelas ke mana harus memberdayakan waktu, tenaga, pikiran serta ilmu yang dipunya.
Namun ternyata, tidak sampai di situ, dunia kerja bukanlah semata dunia pekerjaan. Ada banyak hal yang di luar dugaan, bahkan belum sempat kita rinci sebelumnya.
Lingkungan & rekan sejawat. Yaa, dua hal itu yang terkadang luput dalam catatan memori. Dua hal itu akan turut kita temui, di manapun tempat kita mempekerjakan diri.
Lingkungan, di mana kita tidak diharuskan mengenal detilnya, tetapi berusaha senyaman mungkin dengan lingkungan tempat kita bekerja. Karena, mau tidak mau, di situlah kita akan berkutat selain berkutat dengan amanah yang sudah terlimpahkan kepada kita.
Meski terkadang tak sesuai dengan yang kita damba. Barangkali hal itu terjadi karena kita yang belum begitu mengenal dan bisa beradaptasi dengan tempat kita yang baru itu. Butuh waktu. Meski begitu, tetap yakinlah, selagi masih bisa kita nyaman dengan apa yang kita kerjakan, lingkungan setidaknyaman apapun itu hanya sementara. Ya, mungkin karena diri kita yang butuh waktu untuk menyatu dengan lingkungan yang baru. Atau mungkin kita balik, buatlah lingkungan kita senyaman mungkin untuk kita.
Kedua, rekan sejawat. Mungkin kedengarannya sepele, namun inilah sebenarnya yang harusnya menjadi titik-titik perhatian kita selain pekerjaan. Selain harus tuntas dalam pekerjaan, kita juga seperti "diwajibkan" menjaga keharmonisan antar rekan sejawat.
Tidak melulu disibukkan dengan pekerjaan. Tetapi, rekan sejawat juga butuh perhatian. Berinteraksi, saling bertukar pikiran, agar tidak timbul prasangka-prasangka buruk akibat renggangnya komunikasi karena terlalu fokus bekerja.
Tidak jarang, rekan sejawat kita akan jengkel bila melihat kita terus-terusan menatap layar komputer. Atau buku-buku yang menjadi bahan ajar (bagi seorang guru) Tetapi, cobalah sekali-dua kali untuk turut serta dalam pembicaraan rekan sebelah kanan-kiri-depan-belakang entah itu mengenai profesi atau obrolan-obrolan ringan seputar kegiatan atau keluarga.
Tetapi, jangan coba-coba untuk nimbrung dalam obrolan gosip, ya. Karena, bukan hanya nambah-nambah dosa, tetapi akan memperburuk citra kita di hadapan rekan sejawat yang lain. Kita akan dicap senang menyampaikan hal-hal buruk. Meski awalnya sekadar ikut nimbrung.
Hmm, yaa begitulah manusia... Meskipun dia yang berbuat, diam-diam dia juga tidak ingin diperlakukan serupa.
Masih banyak lagi tantangan yang akan dihadapi dalam dunia kerja. Bagi yang akan, segera atau sedang memasuki dunia baru ini, persiapkan diri agar mampu menjadi profesional dalam profesi juga diterima baik dalam lingkungan dan rekan sejawat.
Bukan asal kerja. Tapi, apa yang ada di sekeliling kita menjadi bagian dari pekerjaan. Agar semuanya bisa berjalan baik dan lancar, selalu mintalah pertolongan pada-Nya, karena atas rahmat dan izin-Nya lah kita bisa bekerja, dan aman serta nyaman dalam mengemban amanah yang telah terberi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENAKLUK BONO

CCERPEN PENAKLUK BONO  Karya Astuti Ari Palupi  2013             CERPEN BERIKUT PERNAH DIIKUTKAN DALAM LOMBA MENULIS TULIS NUSANTARA YANG DIADAKAN KEMENKRAF TAHUN 2013 DAN TERMASUK KE DALAM 10 NOMINASI KARYA TERBAIK DAN MEWAKILI DAERAH RIAU.       E-mail     : Palupize@gmail.com no. Hp     : 0823-9198-7076

Langkah Awal Trading Forex

Langkah Awal Trading Forex Selamat kepada Anda para calon Trader sukses! Untuk Anda yang sudah sangat tertarik dengan Trading mari kita mulai sekarang juga tanpa menunggu lama-lama. Bagaimana memulai Trading? Bagaimana agar sukses dalam Trading? Bagaimana agar bisa menghasilkan uang melalui Trading? Dan banyak lagi pertanyaan lainnya yang mengundang antusias para Trader baru untuk segera ikut bergabung dalam dunia Trading. Ya, siapa yang tidak tertarik dengan cara kerja Trading yang super mudah ini. Yang bisa Anda lakukan di rumah atau di mana saja bahkan bisa Anda lakukan dengan benda yang sehari-hari Anda pegang, Handphone. Baiklah, ayo kita mulai. Langkah awal tentunya hadirkan dalam diri Anda niat serta keinginan yang kuat untuk belajar. Apa saja yang perlu dipelajari dalam Trading Forex? 1. Memahami Forex Trading Langkah awal yang perlu anda ketahui adalah memahami " Apa itu Trading Forex? " Karena kebanyakan para Tader Enggan untuk Menjawab sec...

Cerita 100 : Kilas Forex

SEKILAS TENTANG FOREX Forex  alias FX alias foreign exchange , dalam Bahasa Indonesia disebut dengan valuta asing atau mata uang asing. Sedangkan Trading Forex  adalah sebuah kegiatan jual beli mata uang negara satu dengan negara yang lain, ringkasnya perdagangan valas. Jika dianalogikan, Trading Forex ini memang hampir mirip dengan money changer ataupun saham. Seperti kegiatan perdagangan pada umumnya, keuntungan dalam ber-trading Forex didapat dari selisih harga beli dan harga jual. Contoh kasusnya seperti ini: Beberapa bulan yang lalu Sule membeli US Dolar sebanyak $100 dengan kurs pembelian atau konversi rupiahnya senilai Rp. 9.000. Dan pada minggu ini, ternyata nilai tukar Rupiah melemah terhadap Dolar AS sehingga kursnya menjadi Rp. 10.000 per satu Dolar AS. Jadi, jika Sule menjual Dolarnya pada minggu ini, dia akan memperoleh keuntungan senilai (10.000 - 9.000) x $100 = Rp. 100.000. Mirip sekali dengan money changer , ya? Iya. Tetapi tetap ada bedanya ...