Cerita 60 : My First Drama (2)
Ini dia behind the scene-nya "Generasi Rabbani" / "Man Jadda Wajadaa" ala MTs Darussalam.
Sebelumnya, saya memang yang mendapatkan tawaran untuk menyajikan drama khusus buat persembahan di acara perpisahan siswa/i kelas IX, berbagai judul pun telah banyak terlontar, dari mulai cerita rakyat sampai dengan drama kontemporer Laskar Pelangi.
Tetapi karena saya adalah penikmat fiksi Islami, di benak saya saat itu langsung saja memunculkan satu ide yang menurut saya cocok untuk drama anak-anak sekolah.
Man Jadda Wajadaa!
Gegara saya yang tidak bosan-bosannya menonton film yang diadopsi dari Novel Best Seller-nya Mas A. Fuadi yang berjudul Negeri 5 Menara dan tertarik dengan masing-masing karakter tokoh-tokohnya, terutama tokoh Baso Solahuddin yang menurut saya adalah tokoh remaja ideal yang seharusnya ada di jiwa-jiwa remaja masa kini, karena ia yang begitu meyahabati al-Qur'an serta selalu membawa efek yang positif.
Oke, akhirnya terbitlah ide saya untuk menyajikan pelajaran dari film tersebut dalam sebuah tampilan drama.
Dengan bermodalkan ingatan serta memutar-mutar ulang tayangan film yang ada di youtube, sambil mengutip beberapa nasihat yang harus saya angkat dan saya ulang kembali, agar menjadi pembelajaran abadi. Dan akhirnya dalam hitungan 1 minggu naskah drama siap saya ketik. ALHAMDULILLAH.....
Baca lanjutannya di Cerita 61 : My First Drama (3)
Sebelumnya, saya memang yang mendapatkan tawaran untuk menyajikan drama khusus buat persembahan di acara perpisahan siswa/i kelas IX, berbagai judul pun telah banyak terlontar, dari mulai cerita rakyat sampai dengan drama kontemporer Laskar Pelangi.
Tetapi karena saya adalah penikmat fiksi Islami, di benak saya saat itu langsung saja memunculkan satu ide yang menurut saya cocok untuk drama anak-anak sekolah.
Man Jadda Wajadaa!
Gegara saya yang tidak bosan-bosannya menonton film yang diadopsi dari Novel Best Seller-nya Mas A. Fuadi yang berjudul Negeri 5 Menara dan tertarik dengan masing-masing karakter tokoh-tokohnya, terutama tokoh Baso Solahuddin yang menurut saya adalah tokoh remaja ideal yang seharusnya ada di jiwa-jiwa remaja masa kini, karena ia yang begitu meyahabati al-Qur'an serta selalu membawa efek yang positif.
Oke, akhirnya terbitlah ide saya untuk menyajikan pelajaran dari film tersebut dalam sebuah tampilan drama.
Dengan bermodalkan ingatan serta memutar-mutar ulang tayangan film yang ada di youtube, sambil mengutip beberapa nasihat yang harus saya angkat dan saya ulang kembali, agar menjadi pembelajaran abadi. Dan akhirnya dalam hitungan 1 minggu naskah drama siap saya ketik. ALHAMDULILLAH.....
Baca lanjutannya di Cerita 61 : My First Drama (3)
Komentar
Posting Komentar