Cerita 52 : Arti Hidupmu. Muslimah....
Hidup ini indah, terlalu indah. Apatah lagi untuk makhluk Allah seperti kita yang begitu mudah mencintai keindahan. Tak jarang kita justru terpedaya oleh keindahan yang kita kagum-kagumi itu.
Karena diri yang terlupa, karena hati yang alpa, pada keagungan Sang Pencipta Semesta, yakni Allah Subhana Wata'ala...
Namun, sebagai muslimah, hatinya harus kerap terpaut oleh Rabb-nya. Napas yang harus senantiasa berzikir kepada-Nya. Serta lafaz yang tak sedikitpun luput untuk bersyukur ke atas segala karunia yang diberi kepadanya.
Sebagai muslimah, jalannya bukanlah semata-mata untuk mencari pujian. Melainkan bakti yang harus senantiasa tergenggam di hati. Dan ridho Allah, adalah satu-satunya mutiara yang dicari.
Dan bila masih terpikir olehmu untuk menunjuk-tunjukkan kecantikan lahiriah yang telah Allah limpahkan kepada masing-masing kita, maka mungkin itu karena kurangnya ilmu yang kita miliki. Lisan kita yang mengatakan kita mencintai Allah, sementara perbuatan kita tak sedikitpun menyiratkan bahwa Allah adalah satu-satunya Rabb yang kita cintai.
Dan bila masih terpikir olehmu untuk menyimpang dari jalan lurus yang terbentang, mungkin karena Al-Qur'an yang di tanganmu masih selalu kamu baca namun upayamu masih belum keras untuk mengerti maknanya bacaannya, terlebih untuk mengamalkan.
Ya, muslimah, jangan pernah berpaling...
Sungguh, jalan itu memang kelihatan terjal, namun sungguh di balik kesukaran ada kemudahan. Di balik godaan yang menerpa ada surga yang menunggu di ujung perjalanan.
Tetaplah menjadi muslimah, selama nyawamu masih di badan. Kuatkan tekad dan ikhtiar.
Allahu Akbar.
Komentar
Posting Komentar