Langsung ke konten utama

Cerita 90 : Cover Your Feet!



Cerita 90 : Cover Your Feet!

Satu ini sering terlupakan. Bahkan oleh saya, menyampul anggota badan satu ini terasa berat sekali. Lebih senang mengenakan sepatu/sendal yang simpel sebagai penutup kaki. Padahal, punggung kaki masih turut terbuka. Apalagi bila memakai sendal yang tidak ada penutup di bagian jari-jemarinya. 


Sementara, untuk memasang kaos kaki di setiap mau bepergian rasanya kok malas sekali...

Padahal bukan untuk bepergian jauh. 


Dan terkadang terpaksa memanjang-manjangkan rok hingga menutup punggung kaki. Saking malasnya. Karena hanya beberapa meter dari rumah. Mau mengisi pulsa misalkan. 


Heyyy, padahal berapa menit lah lamanya memasang kaos kaki?


Tetapi perlahan-lahan, alhamdulillah terbiasa.


Bahkan sepasang kaos kaki selalu stand-by di dekat sepatu yang ada. Biar makin mudah mencari & mengenakannya kapanpun. 


Upaya "menyampul" kaki ini bukan tanpa sebab tentunya, karena merupakan salah satu ikhtiar menutup aurat secara sempurna sesuai perintah syari'at.


Eh, serius? Iya.


Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam dengan memakai pakaian yang tipis. Maka Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam pun berpaling darinya dan bersabda, “wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya. (HR. Abu Daud 4140, dalam Al Irwa [6/203])



Jelas, kalau yang boleh terlihat dari wanita ialah wajahnya dan telapak tangan. Sedangkan kaki, termasuk ke dalam aurat, berarti harus ditutup. 

Memang, ya, sesuatu yang baik memang berat memulainya. Tetapi ketika sudah dimulai jadi kebiasaan.

Kuncinya, niatkan lillahi ta'ala, insya'a Allah segalanya dipermudah.


So, Let's Cover Your Feet, ya, Muslimah!

Mudah-mudahan kita bisa istiqomah.



Komentar