Cerita 94 : Hanya Karena Allah
Dear Putra/Putri Lupi di Masa Depan
Anak-anakku yang soleh dan soleha dan yang tampan maupun cantik,
Anak-anakku yang soleh dan soleha dan yang tampan maupun cantik,
Terserah kepada kalian mau memanggil kami apa nanti; ayah-bunda boleh, ibu-bapak, umi-abi, atau selain daripada itu. Asalkan itu panggilan baik-baik. Insya'a Allah akan kami sepakati.
Di sini mungkin akan sedikit ibu/bunda/umi kalian jabarkan tentang sebuah cerita yang harus kalian tahu kelak bila kalian sudah dewasa.
Sesuatu hal yang harus selalu dan selalu kita ingat, bila nanti terciptanya keluarga kecil kita itu semata-mata hanyalah karena Allah. Kita patut bersyukur pada Allah yang sudah menyatukan kita dalam sebuah bingkai keluarga yang insya'a Allah bahagia dan harmonis. Berkat Allah-lah kita memiliki keluarga sebahagia sekarang.
Maka dari itu, jadilah anak-anak ibu/bunda/umi yang soleh-solehah, ya. Karena Allah sudah mengaruniai banyak.... sekali kebaikan.
Bahkan, sejak bertemunya ibu/bunda/umi dengan bapak/ayah/abi kalian juga itu karena Allah. Allah-lah yang mempertemukan. Iya, hanya karena Allah.
Dan... Kalau sampai hari ini ibu/bunda/umi bisa ada di samping bapak/ayah/abi kalian, itu juga karena Allah.
Sebab, sangat perlu kalian ketahui, ibu/bunda/umi aslinya sangatlah pemalu dan penakut. Maksudnya, malu sama Allah dan takut kalau azab Allah sekonyong-konyong datang bila dalam penantian ibu/bunda/umi bermaksiat.
Ibu/bunda/umi kalian ini bukanlah wanita pemberani seperti wanita-wanita yang ada umumnya zaman kini.
Ibu/bunda/umi kalian ini bukan wanita yang berani mendahului takdir Allah.
Ibu/bunda/umi kalian ini bukanlah wanita yang berani menahan calon bapak/ayah/abi kalian dengan rayu-rayuan ataupun pertemuan tatap muka yang belum halal agar tetap bertahan bersama Ibu/bunda/umi sampai di pelaminan nanti.
Ibu/bunda/umi kalian ini hanyalah seorang wanita yang penakut. Namun, Ibu/bunda/umi yakin, kelak kami akan dipersatukan meski tanpa seseringan tatap muka, komunikasi yang tidak perlu, saling menyatakan cinta dan saling merayu. Sekali lagi, itu karena Allah yang menguatkan kami, bukan karena nafsu.
Ini semua Ibu/bunda/umi lakukan karena Ibu/bunda/umi mencintai kalian. Ibu/bunda/umi ingin menjadi Ibu/bunda/umi terbaik bahkan sejak sebelum kalian ada :) Ibu/bunda/umi ingin kelak kalian menjadi anak-anak Ibu/bunda/umi bertakwa pada Allah.
Bahkan sejak meminta kehadiran bapak/ayah/abi lewat Allah, begitu cepat Allah menjawab. Mudah-mudahan ini karena Allah yang merestui niat kita yang semata-mata hanya ingin bertemu dan bersatu karena Allah. Dan hanya karena Allah. Sehingga hanya keajaiban Allah yang bisa menyatukan kami.
Dan bila nanti kita dipertemukan dan dipersatukan, tetap jadi anak-anak Ibu/bunda/umi yang soleh-solehah, ya. Agar kita terus bisa sama-sama di surga Allah. Aamiin...
Semua karena Allah.
Hanya karena Allah.
Insya'a Allah Ibu/bunda/umi juga Bapak/ayah/abi juga akan mencintai kalian karena Allah.
Hanya karena Allah.
Insya'a Allah Ibu/bunda/umi juga Bapak/ayah/abi juga akan mencintai kalian karena Allah.
Sekian.
__________________________________________________________________________________
Ditulis dengan penuh rasa cinta,
Palupi Zein,
Palupi Zein,
(Ibu/bunda/umi kalian di masa depan)
Komentar
Posting Komentar