Cerita 95 : Untukmu yang Masih Dirahasiakan Allah
Untukmu yang Masih
Dirahasiakan Allah,
Meski terkadang rasa risau
mengganggu di waktu-waktu tertentu,
Atau jarak dan waktu yang
terasa perit dan pahit
Namun azzam masih serasa kuat
di dekapan
Walau kadangkala airmata menggambar
diri seolah tak berdaya
Namun jauh di lubuk hati,
senantiasa ada nama indah Allah yang terukir menguatkan
Semua karena Allah. Dan hanya
Allah.
Adakah seperti itu juga
dirimu?
Untukmu yang Masih
Dirahasiakan Allah,
Mungkin raga ini tampak
lemah,
Tetapi Allah Maha Kuat lagi
Menguatkan,
Adakah seperti itu juga
dirimu?
Yang beraga kekar & kuat,
Jiwa senantiasa berharap
mudah-mudahan hatimu pun sekuat raga yang Allah karuniakan kepadamu (Aamiin)
Atas nama perjanjian pada
Allah,
Maaf bila cara ini terasa
menyakitkan,
Sungguh, semua ini dilakukan
dengan derai airmata yang tak kunjung habis,
Seperti sebuah peribahasa,
terkadang sakit menjadi salah satu cara terbaik untuk menempa diri menjadi
lebih baik
Hati ini lebih takut bila
harus jatuh ke neraka Allah hanya oleh karena nafsu yang tiada terkawal,
Membiarkanmu sendirian untuk
sementara waktu adalah keputusan terbaik,
Sampai datang waktu Allah
untuk benar-benar membuat kita bersatu
Hati ini terlalu lemah untuk
merajut benang waktu bersama sebelum waktunya,
Sendiri karena Allah lebih
baik,
Daripada bersama-sama karena
nafsu syaitan yang Allah murkai
Maaf, bila ini terdengar
seperti perkataan seorang perempuan yang "sok suci"
Sekali lagi, semua dilakukan di
atas derai airmata yang tidak akan dilihat oleh siapapun kecuali Allah yang
menjadi saksi
Hati ini tidak sekuat yang
diperkirakan,
Meski ketegasan harus tetap ditegakkan.
Sebagai perempuan muslimah
yang mendambakan menginjakkan kaki ke surga Allah,
Untukmu yang masih
dirahasiakan Allah,
Adakah itu juga keinginanmu?
Hidup bahagia di surga Allah & bertemu dengan wajah Rasulullah?
Hati ini tahu,
Engkau bukanlah malaikat,
Engkau tetap manusia biasa
yang bisa tergelincir dalam lembah khilaf & dosa
Dan ini adalah satu caraku melindungi diriku juga dirimu dari dosa yang bertambah-tambah tanpa kita sadari
Dan ini adalah satu caraku melindungi diriku juga dirimu dari dosa yang bertambah-tambah tanpa kita sadari
Untuk itu do'a selalu
dipanjatkan,
Mudah-mudahan Allah
senantiasa menguatkanmu juga, lebih dari Allah menguatkanku
Maaf, bila ini terasa
menzalimi.
Semoga Allah selalu membuatmu
mengerti.
Karena hanya Allah yang mampu
membuat kita mengerti.
Afwan.
Mudah-mudahan Allah
senantiasa melindungimu.
NM.
Komentar
Posting Komentar