Langsung ke konten utama

Cerita 84 : Thanks, Bro



Cerita 84 : Thanks, Bro


Dia. Lelaki kedua yang saya sayangi setelah ayah saya. Lelaki yang saya cintai insya Allah ikhlas bukan karena apa-apanya. Tetapi karena kami yang tertakdir lahir dari rahim yang sama. Yakni, rahim ibu kami.

Saya menyayanginya. Begitupun dia. Dia yang menyayangi saya, layaknya saya adik perempuannya. Padahal, secara tarikh kelahiran, saya-lah yang lebih dulu lahir dari dia.
 
Dia adalah adik lelaki saya. Lelaki yang insya Allah bertanggung jawab dengan keluarga dan juga kakaknya. 

"Jaga diri baik-baik"
Kata-kata yang selalu dia ucapkan ketika saya mengantar ia berangkat melalui pelabuhan.
"Insya Allah, siap."

Tentu saja, kemana-mana dia-lah bodyguard sejati saya. Satu-satunya lengan lelaki muhrim yang berani saya gapit, adalah lengannya. Dia sudah seperti abang bagi saya. Kedewasaan saya kalah jauh dengan dia. Dia yang lebih dewasa ketimbang saya, kakaknya. Yang apa-apa terkadang urusan harus ia yang menangani. Sejak dulu. Bukan hanya sekali- dua kali.

Bahkan, lelaki yang sering mengantar siang-malam semasa kuliah, dialah orangnya. Meski banyak yang salah-paham, menganggap dia adalah pacar saya. Beuh... Secara, memang dia yang postur tubuhnya lebih besar dan lebih tinggi. Jadi wajar, kalau banyak yang salah anggapan :D Dia memang lebih cocok jadi abang ketimbang adik.

Tentu saya sangat kehilangan ketika dia harus pergi karena urusan studi. Siapa lagi yang mau menemani ke sana- kemari. Tetapi, memang harus berpisah. Semua demi masa depan masing-masing yang lebih baik. Tapi ya sudahlah, mungkin karena Allah inginkan saya jadi wanita yang lebih mandiri. Tidak terus-terus beketergantungan.

Meski terkadang sedih, merasa menjadi kakak yang belum berguna untuk adiknya sendiri. Justru dia-lah yang banyak berkontribusi bagi masa depan kakaknya.

Dan satu hal yang masih selalu saya ingat, ketika di satu malam, di saat kampus sudah tidak ada orang, dan tinggal saya sendirian menunggu jemputan. Sementara malam semakin larut. Kesal rasanya di hati sudah pasti. Tetapi, tahukah? Beberapa menit kemudian, cahaya lampu motor meredupkan kesal itu seketika. Melihat tangannya yang penuh darah. Akibat jatuh dari motor karena terburu-buru. Rasanya, pingin menangis saat itu. Ya, Allah... Sayangi dia, lindungi dia di manapun berada.

Thanks, bro, for everything.
Kalau mbak seperti sekarang, tu juga berkatmu.
Mbak do'akan moga sukses dunia-akhirat. Sehat selalu.
Miss u.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENAKLUK BONO

CCERPEN PENAKLUK BONO  Karya Astuti Ari Palupi  2013             CERPEN BERIKUT PERNAH DIIKUTKAN DALAM LOMBA MENULIS TULIS NUSANTARA YANG DIADAKAN KEMENKRAF TAHUN 2013 DAN TERMASUK KE DALAM 10 NOMINASI KARYA TERBAIK DAN MEWAKILI DAERAH RIAU.       E-mail     : Palupize@gmail.com no. Hp     : 0823-9198-7076

Langkah Awal Trading Forex

Langkah Awal Trading Forex Selamat kepada Anda para calon Trader sukses! Untuk Anda yang sudah sangat tertarik dengan Trading mari kita mulai sekarang juga tanpa menunggu lama-lama. Bagaimana memulai Trading? Bagaimana agar sukses dalam Trading? Bagaimana agar bisa menghasilkan uang melalui Trading? Dan banyak lagi pertanyaan lainnya yang mengundang antusias para Trader baru untuk segera ikut bergabung dalam dunia Trading. Ya, siapa yang tidak tertarik dengan cara kerja Trading yang super mudah ini. Yang bisa Anda lakukan di rumah atau di mana saja bahkan bisa Anda lakukan dengan benda yang sehari-hari Anda pegang, Handphone. Baiklah, ayo kita mulai. Langkah awal tentunya hadirkan dalam diri Anda niat serta keinginan yang kuat untuk belajar. Apa saja yang perlu dipelajari dalam Trading Forex? 1. Memahami Forex Trading Langkah awal yang perlu anda ketahui adalah memahami " Apa itu Trading Forex? " Karena kebanyakan para Tader Enggan untuk Menjawab sec...

Cerita 100 : Kilas Forex

SEKILAS TENTANG FOREX Forex  alias FX alias foreign exchange , dalam Bahasa Indonesia disebut dengan valuta asing atau mata uang asing. Sedangkan Trading Forex  adalah sebuah kegiatan jual beli mata uang negara satu dengan negara yang lain, ringkasnya perdagangan valas. Jika dianalogikan, Trading Forex ini memang hampir mirip dengan money changer ataupun saham. Seperti kegiatan perdagangan pada umumnya, keuntungan dalam ber-trading Forex didapat dari selisih harga beli dan harga jual. Contoh kasusnya seperti ini: Beberapa bulan yang lalu Sule membeli US Dolar sebanyak $100 dengan kurs pembelian atau konversi rupiahnya senilai Rp. 9.000. Dan pada minggu ini, ternyata nilai tukar Rupiah melemah terhadap Dolar AS sehingga kursnya menjadi Rp. 10.000 per satu Dolar AS. Jadi, jika Sule menjual Dolarnya pada minggu ini, dia akan memperoleh keuntungan senilai (10.000 - 9.000) x $100 = Rp. 100.000. Mirip sekali dengan money changer , ya? Iya. Tetapi tetap ada bedanya ...