Cerita 78 : Lelaki yang Mencintaiku,
Walaupun tak pernah terucap
secara langsung,
Aku tahu, engkau amat
mencintaiku melebihi nyawamu
Cintamu yang spesial bukan karena
terucap dengan kata-kata, melainkan dengan bukti,
Yang dengan izin Allah bisa
kubaca maknanya.
Darimu membuatku mengerti,
apa arti cinta yang sesungguhnya.
Engkau yang selalu menjagaku,
di manapun aku berada
Di kala jauh ataupun dekat
Membuat aku merasa betapa
berharganya diriku, karena bagimu, akulah sang permata jiwa
Bapak,
Kian hari cintamu makin terasa
Membuatku tak berhenti
mengucurkan do'a
Mudah-mudahan Allah
senantiasa melindungi dan menjagamu di manapun engkau berada
Aku mencintaimu, sama persis
dengan cintamu kepada kami, anak-anakmu
Meskipun kini kami sudah
sama-sama dewasa
Bagi kami, engkau masih yang
dulu
Yang enerjik,
Kasih-sayangnya tak
tertandingi
Dan penuh kesederhanaan.
Sungguh rahasia besar Allah,
mengapa menitipkan engkau sebagai pemimpin keluarga kami.
Jerih-payahmu ialah titi perjalanan
kami sampai hari ini, yang insya Allah tak mungkin terlupakan
Terima kasih untuk ribuan
kasih-sayang yang terberi sejak kami kecil lagi.
Bahkan sampai hari ini pun,
masih kuakui, engkaulah lelaki paling tulus mencintaiku, juga mencintai
anak-anakmu.
Sehat terus ya, Pak.
Salam sayang dari
anak-anakmu, ♥
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Teringat masa kecilku,
Kau peluk dan manja
Indahnya saat itu
Buatku melambung di sisimu
terngiang
Hangat napas segar harum
tubuhmu
Kau tuturkan segala,
mimpi-mimpi serta harapanmu
Kau inginku menjadi
Yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu
Jauhi godaan, yang mungkin
kulakukan
Dalam waktuku beranjak
dewasa
Jangan sampai membuatku
terbelenggu jatuh dan terinjak
Tuhan tolonglah sampaikan
sayangku untuknya,
Ku trus berjanji
Takkan khianati pintanya
Ayah dengarlah, betapa
sesungguhnya kumencintaimu
Kan kubuktikan kumampu
penuhi maumu....

Komentar
Posting Komentar