Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

Cerita 81 : Cinta?

Cerita 81 : Cinta? Ehem, biarkan saya berbicara tentang cinta kali ini. Dan saya harap tidak ada yang protes, atau heran, kenapa pilih tema ini hari ini untuk dibagikan. Bukan, bukan karena saya yang sedang jatuh cinta, tetap cinta saya cuma ada pada Allah. Dan biarkan Dia yang benar-benar memilihkan hati mana yang cocok untuk dipasangkan dengan hati yang saya punya. Karena Dia-lah sebaik-baiknya Pemilih. Karena sudah sejak dulu, hampir seluruh dari hati ini saya serahkan pada-Nya, agar tidak ada yang bisa menyentuhnya, selain yang benar-benar halal menyentuh.     Mungkin bagi sebagian yang mengenal saya, mereka tahu sangat, bahwa saya bukanlah tipe perempuan yang suka ribet dengan hal satu ini. Pacar? Aduh... Bagi saya tidak ada pacar selain suami saya kelak.   Ibarat kata, tidak perlu nabrak tembok dulu baru tahu itu tembok. Cukup dengan melihat pengalaman sekitar. Dan lebih dari sebagian hasil pengamatan menyatakan, kalau pacaran (before nikah) ...

Cerita 80 : Kesalahan Terbesar

Cerita 80 : Kesalahan Terbesar Seringkali kita melakukan kesalahan-kesalahan dalam hidup kita. Dan itu wajar, karena memang manusia tempatnya salah & khilaf. Namun, meskipun begitu, bukan berarti manusia tidak boleh punya antisipasi dalam hidupnya. Sebelum kesalahan-kesalahan itu benar-benar terjadi, kita diberi kemampuan oleh Allah untuk menganalisis, membentengi, mempersiapkan diri agar tidak terjatuh dalam kesalahan. Apalagi kesalahan yang sama, mana ada manusia yang mau terpeleset di tempat yang sama, Bukan? Ya, begitulah manusia. Makhluk unik ciptaan Allah yang syarat akan segala kesempurnaan. Allah melengkapi manusia dengan akal-pikiran, agar manusia senantiasa berpikir sebelum bertindak, agar manusia beribadah sesuai dengan ilmu yang telah Allah izinkan terekam dalam akal kita. Maha Suci Allah atas segala keajaiban-Nya. Dan setiap hari tentunya kita memiliki kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam hidup. Entah kesalahan besar ataupun kesalahan kecil...

Cerita 79 : Galau?

Cerita 79 : Galau? Siapa bilang saya tidak pernah galau? Bahkan hampir setiap manusia pernah merasakan galau. Tak terkecuali saya. Saya juga pernah atau mungkin selalu merasakan galau sebagaimana manusia lain.   Galau ketika tidak bisa mencapai sesuatu. Galau ketika memikirkan sesuatu yang tidak tentu. Galau ketika ada tindakan saya yang menyalahi aturan, terutama aturan Allah. Galau ketika secara tak sengaja ada sikap, lisan atau perbuatan saya yang menyakiti orang lain. Dan semacamnya... Lalu masih ada yang bilang saya tidak pernah galau? :) Tentunya sebuah kesalahan besar bila ada yang beranggapan saya tidak pernah galau bila menilai dari tampilan luar. Saya masih tetap manusia biasa yang bisa merasakan bimbang kapan pun. Yang bisa takut karena dihantui prasangka-prasangka. Bisa menangis saat merasa beban berat mulai terasa di hati dan di pundak serasa tidak sanggup saya topang lagi.   Namun saya yakin itu semua ada tempatnya, dimana p...

Cerita 78 : Lelaki yang Mencintaiku,

Cerita 78 : Lelaki yang Mencintaiku, Walaupun tak pernah terucap secara langsung, Aku tahu, engkau amat mencintaiku melebihi nyawamu Cintamu yang spesial bukan karena terucap dengan kata-kata, melainkan dengan bukti, Yang dengan izin Allah bisa kubaca maknanya. Darimu membuatku mengerti, apa arti cinta yang sesungguhnya. Engkau yang selalu menjagaku, di manapun aku berada Di kala jauh ataupun dekat Membuat aku merasa betapa berharganya diriku, karena bagimu, akulah sang permata jiwa Bapak, Kian hari cintamu makin terasa Membuatku tak berhenti mengucurkan do'a Mudah-mudahan Allah senantiasa melindungi dan menjagamu di manapun engkau berada Aku mencintaimu, sama persis dengan cintamu kepada kami, anak-anakmu Meskipun kini kami sudah sama-sama dewasa Bagi kami, engkau masih yang dulu Yang enerjik, Kasih-sayangnya tak tertandingi Dan penuh kesederhanaan. Sungguh rahasia besar Allah, mengapa menitipkan engkau sebagai pemimpin keluarga kam...