Langsung ke konten utama

Punya Duit, Enaknya Investasi Apa Yaa? | Tips investasi uang bagi pemula | Nabung Emas Jadi Properti





Sebagai karyawan yang punya penghasilan stabil tiap bulan tentu punya keinginan untuk menginvestasikan sebagian penghasilannya per bulanya. Motivasinya bisa apa saja, bisa jadi mengingat di masa depan kita belum tentu tetap bisa bekerja sebagai karyawan berpenghasilan seperti sekarang atau ada kebutuhan atau juga sebagai tabungan yang bisa digunakan sewaktu-waktu bila dibutuhkan.

Tentunya kita gak mau dong, menjadi pemilik masa depan suram karena masa yang akan datang tanpa investasi?

Tapi masih bingung, enaknya investasi apa yaa di era sekarang ini?

Dan kira-kira bakalan dapat keuntungan atau profit gak di masa depan nanti?

Mari simak tips menginvestasikan penghasilanmu sekarang untuk masa depanmnanti yang mungkin bisa kamu terapkan untuk menghapus kekhawatiranmu tentang masa depan suram tanpa investasi apapun.

Beli Emas

Ngomong-ngomong berapa nominal gajimu sekarang? Sejuta, dua juta, tiga juta, empat juta atau bahkan lebih?

Zaman sekarang kamu bisa lho menyisihkan sebagian dari gaji untuk membeli emas lalu kamu simpan untuk dimanfaatkan di masa akan datang saat dibutuhkan.

Proses jual beli Emas juga terbilang sangat mudah. Dan hampir bisa ditemukan di tempat manapun kamu pergi atau tinggal.

Demikian pula dengan harganya seringnya naik sepanjang waktu. Lagipula, jika uangnya ditabung dalam bentuk emas akan kecil kemungkinan kamu tergoda menggunakannya untuk sesuatu hal yang tidak urgent atau sangat perlu.

Berbeda dengan menyimpan uang di ATM-mu. Kapan saja kamu bisa menariknya, kan?

Jika kamu memilih untuk berinvestasi emas, kamu bisa lebih menahan diri dari membeli sesuatu yang tidak sangat kamu perlu.

Berinvestasi dengan emas bisa dengan dua cara, berinvestasi emas dalam bentuk perhiasan atau berinvestasi dengan emas berbentuk kepingan atau lempengan atau batangan seperti emas Antam, cukim, dan lain-lain.

Kamu tidak perlu khawatir, berinvestasi dengan emas perhiasaan atau berbentuk kepingan atau batangan sama-sama menguntungkan. Tidak perlu takut tertipu. Karena biasanya berinvestasi dengan cara ini dilengkapi dengan surat atau sertifikat yang menunjukkan tentang keaslian produk dan memudahkan transaksi saat kamu ingin menjualnya kembali di kemudian hari.

Sementara, berinvestasi dengan emas perhiasaan kamu punya nilai lebih, yakni nilai estetik, selain menabung atau investasi kamu bisa kelihatan lebih cantik dengan memakai perhiasaan emas.

Tetapi ... Tetap berhati-hati yaa, karena memakai perhiasaan di tempat umum seringnya mengundang kesempatan orang jahat untuk berbuat kriminal, seperti begal atau penjambretan.

Jika kamu ingin lebih aman, kamu bisa berinvestasi emas kepingan atau batangan saja, karena hanya kamu yang tahu tempat penyimpanannya, meminimalisir orang lain untuk berbuat kejahatan karena tergiur melihat emasmu. Tapi tetap waspada juga, kamu juga harus menahan diri untuk memposting di media sosial pribadimu, sebab jadi menjadi pemicu terjadi kejahatan juga. Apalagi jika mereka tahu identitas dan alamat lengkapmu.
Hmm...
Be aware, gaes!

Nah, bila kamu bisa konsisten 'membekukan' sebagian penghasilanmu tiap bulan menjadi emas, hitung saja, bila setiap bulannya kamu menyisihkan gajimu Rp. 1.000.000 untuk membeli emas dikalikan 1 tahun atau 12 bulan. Sudah berapa jumlah tabunganmu tiap tahunnya? Lumayan besar kan?

Dan hitung pula jika dikalikan beberapa tahun selama kamu masih aktif menjadi karyawan. Bukan tidak mungkin di tahun kelima kamu sudah bisa menginvetasikan emasmu menjadi sebidang tanah atau mungkin rumah? Wow.

Memiliki investasi tanah atau rumah atau disebut juga investasi properti juga cukup menjanjikan lho dan tentunya berguna untuk masa depan nanti.

Naah, bagaimana sekarang?
Siapkan menyisihkan sebagian penghasilanmu mulai bulan ini untuk kebebasan finansialmu di masa akan datang?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENAKLUK BONO

CCERPEN PENAKLUK BONO  Karya Astuti Ari Palupi  2013             CERPEN BERIKUT PERNAH DIIKUTKAN DALAM LOMBA MENULIS TULIS NUSANTARA YANG DIADAKAN KEMENKRAF TAHUN 2013 DAN TERMASUK KE DALAM 10 NOMINASI KARYA TERBAIK DAN MEWAKILI DAERAH RIAU.       E-mail     : Palupize@gmail.com no. Hp     : 0823-9198-7076

Langkah Awal Trading Forex

Langkah Awal Trading Forex Selamat kepada Anda para calon Trader sukses! Untuk Anda yang sudah sangat tertarik dengan Trading mari kita mulai sekarang juga tanpa menunggu lama-lama. Bagaimana memulai Trading? Bagaimana agar sukses dalam Trading? Bagaimana agar bisa menghasilkan uang melalui Trading? Dan banyak lagi pertanyaan lainnya yang mengundang antusias para Trader baru untuk segera ikut bergabung dalam dunia Trading. Ya, siapa yang tidak tertarik dengan cara kerja Trading yang super mudah ini. Yang bisa Anda lakukan di rumah atau di mana saja bahkan bisa Anda lakukan dengan benda yang sehari-hari Anda pegang, Handphone. Baiklah, ayo kita mulai. Langkah awal tentunya hadirkan dalam diri Anda niat serta keinginan yang kuat untuk belajar. Apa saja yang perlu dipelajari dalam Trading Forex? 1. Memahami Forex Trading Langkah awal yang perlu anda ketahui adalah memahami " Apa itu Trading Forex? " Karena kebanyakan para Tader Enggan untuk Menjawab sec...

Cerita 100 : Kilas Forex

SEKILAS TENTANG FOREX Forex  alias FX alias foreign exchange , dalam Bahasa Indonesia disebut dengan valuta asing atau mata uang asing. Sedangkan Trading Forex  adalah sebuah kegiatan jual beli mata uang negara satu dengan negara yang lain, ringkasnya perdagangan valas. Jika dianalogikan, Trading Forex ini memang hampir mirip dengan money changer ataupun saham. Seperti kegiatan perdagangan pada umumnya, keuntungan dalam ber-trading Forex didapat dari selisih harga beli dan harga jual. Contoh kasusnya seperti ini: Beberapa bulan yang lalu Sule membeli US Dolar sebanyak $100 dengan kurs pembelian atau konversi rupiahnya senilai Rp. 9.000. Dan pada minggu ini, ternyata nilai tukar Rupiah melemah terhadap Dolar AS sehingga kursnya menjadi Rp. 10.000 per satu Dolar AS. Jadi, jika Sule menjual Dolarnya pada minggu ini, dia akan memperoleh keuntungan senilai (10.000 - 9.000) x $100 = Rp. 100.000. Mirip sekali dengan money changer , ya? Iya. Tetapi tetap ada bedanya ...